YaAllah, jangan ambil dulu anakku Ya Allah, aku belum bisa menyenangkan dia." Selama menunggu persiapan operasi, hati sang bapak bimbang di antara keempat fase kesedihan, saya tidak tahu kapan akhirnya bapak itu sampai pada fase kelima yaitu menerima dengan ikhlas situasi yang ada. Tidakada manfaat yang Allah ambil dari kita dengan ibadah itu dan Allah pun tidak menginginkannya. Allah Mahakaya, Mahasempurna dan Mahakuasa. “Hai manusia, kamulah yang membutuhkan kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15) 6 Setiap napas baru yang Allah izinkan untuk kamu ambil bukan hanya berkah, tetapi juga tanggung jawab. 7. Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai. 8. Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan kesulitan bersama kemudahan. (HR Lebihbaik dalam hal ini kita mendengarkan ayat Firman Allah yang saya ambil dari Amsal 28:4. Yaitu: "Orang yang mengabaikan hukum memuji orang fasik, tetapi orang yang berpegang pada hukum menentangnya". Saya sangat suka dengan ayat ini, karena di sini membahas - tentang nilai baik. Tuhan tidak membutuhkan bantuan dari pihak kegelapan Alkitabmenyatakan bahwa Allah adalah sumber dari segala sesuatu. Penulis surat Ibrani menegaskan hal itu dengan mengatakan: Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat (Ibr 11:3). Ini merupakan penyataan yang mengherankan. Hikmahdan kehendak Allah sebagai Tuhan pencipta semesta juga diyakini akan membawa kebaikan kepada kita. Sebagian orang ketika melihat temannya mendapatkan nikmat yang lebih dari pada dia. Lebih kaya, lebih tampan, lebih populer, lebih pintar, maka ia akan berucap “ Kenapa aku tidak sama seperti dia andai aku sama seperti dia betapa beruntungnya . Setiap manusia pasti memiliki banyak keinginan. Terkadang kita merasa sulit bahkan tidak mampu untuk mewujudkan keinginan tersebut. Karena sejatinya adalah setiap sesuatu yang kita miliki adalah pemberian dari Allah SWT. Sekeras apapun usaha kita untuk mewujudkan sebuah keinginan, akan tetapi jika Allah SWT tidak menghendakinya, maka keinginan itupun tidak akan pernah hanyalah makhluk yang tidak memiliki kekuatan dan sesuatu adapapun jika Allah SWT tidak memberikannya. Oleh karena itu, dalam setiap hidup ini, kita sangat bergantung pada Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah dan hanya Dia-lah yang mampu memberikan segala kebutuhan satu cara meminta kepada Allah SWT untuk mewujudkan keinginan kita adalah dengan berdoa. Selain berdoa, kita juga harus ikhtiyar berusaha untuk mewujudkan keinginan tersebut. Doa dan usaha harus seimbang agar keinginan kita lekas terkabul. Jika hanya berdoa tanpa usaha, itu akan sia-sia, dan jika hanya berusaha tanpa berdoa, itu berarti sombong. Perlu diketahui, bahwa berdoa merupakan salah satu perintah Allah kepada jugaSombong dalam IslamRiya’ Dalam IslamPenyakit Hati Menurut Islam Penyebab Hati Gelisah Menurut Islam Pengertian TakaburAllah SWT berfirman“Dan Tuhanmu berfirman “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” QS. Al Mu’min 60Lalu doa-doa apa saja yang dapat menunjang agar keinginan kita tercapai? Sejatinya setiap doa yang kita panjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya yang telah disebutkan di atas. Akan tetapi, Allah memiliki kebijakannya tersendiri dalam mengabulkan setiap doa-doa hamba-Nya. Ada yang langsung dikabulkan, ada yang disimpan untuknya di akhirat, atau diganti dengan dicegahnya dari Muhammad Saw. bersabda“Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan ditabung untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah bencana yang serupa.” HR. Ath-ThabraniHal tersebut bukan karena Allah SWT tidak mampu mengabulkan doa yang kita panjatkan dengan sekitika. Melainkan Allah memiliki rencana tersendiri. Selain itu, kita juga harus memperhatikan adab-adab yang baik dalam Keutamaan Shalat HajatPenyebab Doa Tidak Dikabulkan Allah SWT Fadhilah Sholawat Fadhilah Surat YasinFadhilah Bismillah yang Luar Biasa10 Doa agar Kemauan TercapaiBerikut adalah doa-doa yang bisa dipanjatkan agar Doa agar Keinginan Tercapai, diantaranya1. Membaca Surat Al FatihahSalah satu bacaan surat yang mustajab dijadikan doa agar keinginan tercapai. Surat Al Fatihah merupakan “Ummul Kitab” atau induk dari Al Qur’an. Surat Al Fatihah juga merupakan surat yang wajib dibaca ketika shalat. Ayat ke 5 surat Al Fatihah berbunyi“Iyyakana’budu wa iyyakansta’in.”Artinya “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”Inti dari ayat di atas adalah bahwa kita mengakui hanya kepada Allah lah kita meminta pertolongan, dan mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan apapun yang tidak sanggup dikerjakan membaca surat Al Fatihah dapat mengabulkan suatu permohonan juga ditegaskan dalam Muhammad Saw. bersabdaAllah berfirman dalam hadist Qudsi “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.” Maka jika sang hamba membaca Alhamdulillahirabbil’alamin Allah berkata “Hamba-Ku menyukuri aku,” dan jika membaca Araahman arrahiim Allah berkata “Hamba-Ku memuji Aku,” dan jika membaca Maalikiyaumiddiin Allah berkata “Hamba-Ku pasrah kepada-Ku, dan jika membaca Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin, Allah berkata “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta,” dan jika membaca Ihdinashiratolmustaqiim shiratoladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi’alaihim waladhoollin, Allah berkata “Ini untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia pinta.” HR. MuslimDengan banyak membaca surat Al Fatihah diharapkan doa kita akan cepat terkabul. Sebagaimana inti dari ayat ke 5 surat jugaKeutamaan Doa Kanzul Arasyi Doa untuk mendapatkan Jodoh dalam IslamBacaan Doa Shalat TahajudKeutamaan Doa NurbuatDoa Ibu Hamil Untuk Anak Dalam Kandungan2. Membaca Surat Al IkhlasSurat Al Ikhlas adalah surat ke 112 dalam Al Qur’an. Surat ini hanya terdiri dari empat ayat. Adapun inti dari surat ini adalah tentang mengesakan Allah SWT. Kelebihan dari surat ini adalah seperti membaca sepetiga Al Qur’an, asbab masuk surga, dan asbab terampuninya dosa. Membaca surat Al Ikhlas juga dapat membantu terkabulnya sebuah sebuah hadist dikatakan“Sesungguhnya Rasullah Saw. mendengar seseorang berkata “Ya, Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, bahwa diriku bersaksi sesungguhnya Engkau adalah Allah yang tidak ada ilah yang haq disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, Yang bergantung kepada-Mu segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula dipernakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya,” kemudian Rasullah Saw. bersabda “Sungguh dirimu telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya, yang jika Ia diminta dengannya pasti akan memberi, dan jika Ia diseur dengannya, pasti akan mengabulkannya.” HR. Abu Daud3. Membaca Doa HajatBegitu banyak doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad Saw. kepada kita untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari doa untuk makan, bercermin, masuk kamar mandi, dll. Doa-doa tersebut diajarkan kepada kita agar setiap perbuatan yang akan kita lakukan hendaklah meminta perlindungan kepada Allah SWT. Begitupun ketika kita saat memiliki hajat. Kita dianjurkan untuk melakukan shalat hajat dan berdoa. Adapun doa hajat adalah“Laa illaha illallahul haliimul kariimu subhanallahi robbil arsyil “azim. Alhamdulillahi robbil alamin. As aluka muujibaari rohmatika wa azaimaa maghfirotika wal ghoniimata min kulli birri wassalaamta min kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illa farojhtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimin.”Artinya “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut dan Maha Pemyantun. Maha Suci Allah pemelihara Arsy Yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru seklaian malam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih Dan Penyayang.”4. Membaca Surat Al Baqarah 285-286Ayat-ayat ini merupakan ayat terakhir dalam surat Al Baqarah. Biasanya ayat-ayat ini dibaca setelah ayat kursi atau sebagai penerus dari ayat kursi ketika hendak memanjatkan hajat atau Abu Mas’ud Al Badri Ra. bahawasanya Nabi Muhammad Saw. bersabda“Siapa yang membaca dua ayat terkahir dari surat Al Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” HR. Bukhari MuslimKecukupan yang dimaksud dalam hadist tersebut adalah kecukupan bagi dunia dan akhirat. Maka segala kebutuhan kita di dunia dan akhirat akan terpenuhi jika kita mengamalkannya dengan baik. Tentunya, di samping itu kita juga harus senantiasa taat kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi LainnyaBerikut doa lain terkait doa agar keinginan tercapai, diantaranya5. Perbanyak BerdzikirBerdzikir artinya mengingat Allah. Dengan memperbanyak mengingat Allah, maka kita pun akan lebih sering diingat oleh Allah, logikanya seperti itu. Selain itu, apabila kita sering mengingat Allah, maka akan lebih mudah terjaga dari perbutan maksiat yang dapat menghambat terkabulnya sebuah jugaAmalan Dzikir Pembuka RezekiAmalan IstighfarKeutamaan BerdzikirZikir Sebelum TidurDoa untuk Menghadapi UjianKeutamaan Ayat Kursi6. Perbanyak Membaca IstighfarAlasan utama seseorang berdoa kepada Allah SWT adalah agar segala kebutuhan dan keinginannya terpenuhi. Entah itu masalah ekonomi, konflik sosial, pekerjaan atau lain sebagainya. Membaca istighfar dapat mengeluarkan kita dari segala Muhammad Saw. bersabda“Barang siapa yang memperbanyak istighfar, niscaya Allah akan melapangkan kesusahannya, memberi jalan keluar pada setiap kesuakarannya, dan memberi rezeki tanpa diguga-duga.” HR. Abu Daud dan Nasa’i7. Membaca Ayat Kursi Al Baqarah 255Ayat kursi merupakan ayat ke 255 dalam surat Al Baqarah. Disebut sebagai ayat kursi karena isi dari ayat tersebut menjelaskan tentang kemartabatan Allah SWT dan mencakup nama Allah yang paling agung, yaitu Al Hayyu dan Al Qayyum. Karena alasan tersebut ayat ini juga diberi julukan sebagai ayat yang paling agung dalam Al Qur’an. Kesitimewaan tersebut memberikan nilai tambah ketika kita membacanya saat memiliki hajat atau keinginan agar Membaca Asmaul HusnaAsmaul Husna adalah sebutan bagi nama-nama Allah. Jumlah dari Asmaul Husna ada 99. Beberapa manfaat dari membaca Asmaul Husna, diantaranya mendapatkan kebaikan, berkah, perlindungan dari Allah SWT dan dikabulkannya SWT berfirman“Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu…” QS. Al-A’raf 71809. Membaca Shalawat NabiBersahalawat kepada Nabi Muhammad Saw. merupakan suatu penghormatan kepada beliau. Bahkan Allah SWT dan para malaikat-Nya pun bershalawat kepada Nabi. Suatu perbuatan yang amat tidak terpuji apabila kita mendengar nama Nabi Muhammad Saw. disebut, maka kita tidak bershalawat kepadanya. Selain bershalawat merupakan penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw., dengan shalawat juga dapat menjadi asbab terkabulnya bin Khattab Ra. berkata “Saya mendengar bahwa doa itu ditahan di antara langit dan bumi, tidak akan dapat naik, sehingga dibacakan shalawat atas Nabi Muhammad Saw.” HR. Tirmidzi10. Membaca Surat YasinSelayaknya sebuah tubuh yang memiliki jantung, Al Qur’an juga memilikinya. Jantung Al Qur’an adalah surat yasin. Keistimewaan dari surat yasin sangatlah banyak, salah satunya adalah diampuni dosa-dosanya. Dengan diampuninya dosa, akan membuat diri kita menjadi lebih bersih. Sehingga dalam berdoa dapat dikabulkan dengan Muhammad Saw. bersabda“Barang siapa yang membaca surat yasin di permulaan siang dan mendahulukannya di depan hajatnya, maka hajat itu akan terpenuhi.” HR. Abasy Syaikhi dari Abi Hurairah Ra.Baca jugaShalat Hajat Keutamaan Shalat Hajat Manfaat Shalat Tahajjud Manfaat Shalawat NariyahAmalan Sunnah di Malam JumatCara-cara agar doa dikabulkan1. Puji-pujian terhadap Allah SWTMemuji Allah saat hendak berdoa merupakan adab yang baik dan patut untuk dilakukan. Adapun pujian terhadap Allah adalah dengan membaca hamdallah, dan tasbih.“Alhamdulillahi rabbil alamin.” Segala pujian bagi Allah, Tuhan semesta alam. “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illah wallahu akbar.” Maha suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tida Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.Pujian-pujian tersebut adalah merupakan rayuan seorang hamba kepada Allah SWT ketika hendak berdoa. Diharapkan dengan memulai memuji Allah, Ia akan lebih memperhatikan doa Muhammad Saw. bersabda“Jika salah seorang di antara kamu berdoa, hendaknya memulai dengan memuji dan menyanjung Tuhannya, dan bershalawat kepada Nabi, kemudian berdoa apa yang dia kehendaki.” HR. Abu Daud2. Membaca Shalawat“Allahumma shalli ala saiyidina Muhammad wa ala alihi wa salim.” Wahai Tuhan kami, muliakanlah oleh-Mu, akan Nabi Muhammad, keluarga serta para sahabatnya, serta berikanlah kesejahteraan pada mereka sekalian.Sebelum mengutarakan keinginan kita, sebaiknya mendoakan Nabi Muhammad dan keluarganya serta para sahabatnya terlebih dahulu. Agar kebaikan-kebaikan dan pertolongan syafaat yang dibawa oleh Nabi Muhammad dan keluarganya, serta sahabatnya dapat sampai kepada kita sebagai SWT berfirman“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” QS. Al Ahzab 563. Berdoa untuk apa yang kita inginkanUtarakan segala keinginan kita kepada Allah dan bermohon kepada-nya. Gunakan bahasa yang baik dalam berdoa. Kita dapat menggunakan bahasa apapun ketika hendak berdoa. Sebagimana yang kita ketahui, bahwa Allah SWT Maha SWT Berfirman“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” QS. Al Hujurat 18Jika kita tidak mengerti bahasa Arab, kita dapat menggunakan bahasa Indonesia. Apabila kita kurang mengerti dengan bahasa Indonesia, kita dapat menggunakan bahasa daerah, Berdoa di Waktu TertentuAda waktu-waktu mustajab di mana doa-doa akan dikabulkan oleh Allah SWT. Diantaranya adalah ketika turun hujan, ketika adzan berkumandang, waktu antara adzan dan iqomah, ketika berbuka puasa, dan setelah shalat. Pernyataan-pernyataan tersebut didasarkan pada dalili sebagai berikut “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi.” HR. Tirmidzi “Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” HR. Tirmidzi“Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” HR. Al Hakim5. BertaubatInstrospeksi diri dan mengakui keburukan yang ada pada diri kita serta meminta ampun kepada-Nya akan lebih baik ketika berdoa. Maksudnya adalah dengan mengakui kesalahan dan dosa dihadapan Allah SWT membuat kita lebih rendah diri dihadapan-Nya. Berdoalah dengan suara yang lembut, tidak tergesa-gesa dan penuh Kembali Membaca Shalawat“Wasallahu ala saiyidina Muhammadin wa ala alihi wa salim.” mudah-mudaha Allah menberikan shalawat pada Nabi Muhammad Saw, keluarga dan para sahabatnya, serta berikanlah kesejahteraan kepada mereka sekalian.7. Membaca Doa Keselamatan Dunia AkiratMembaca doa keselamatan dunia akhirat di akhir rangkaian doa sangat lazim dilakukan. Karena doa ini merupakan doa yang sangat penting bagi kita. Inti dalam doa tersebut adalah kita memohon untuk diselamatkan di dunia dan di akhirat dari api neraka. Adapun doa tersebut adalah“Rabbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar.” Ya Tuhan kami, berikanlah kebijakan di dunia serta kebijakan di akhirat kelak, lidungilah kami dari azab api neraka yang pedih.Baca jugaManfaat Ucapan AlhamdulillahManfaat Membaca Al Qur’an bagi Ibu HamilKeutamaan Bulan MaulidKeutamaan Surat Al-Kafirun8. Akhiri Doa dengan TahmidMulailah berdoa dengan memuji Allah dan mengakhirinya juga dengan memuji Allah. Dengan harapan apa yang kita inginkan dapat diridhai oleh Allah SWT.“Walhamdulillahirabbil alamin.” Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.Agar keinginan kita lekas tercapai, maka berdoalah dengan khusyuk dan penuh harapan serta lakukan usaha yang keras untuk menggapai keinginan tersebut. Hali itu dilakukan agar Doa agar Keinginan Tercapai. Dengan berdoa, maka kita berserah diri dan memohon kepada Allah SWT untuk setiap keinginan. Sedangkan berusaha merupakan upaya kita untuk mewujudkan kengininan tersebut. Jangan pernah segan untuk berdoa, karena itu merupakan perintah Allah dan Ia pasti akan mengabulkannya. loading...Ada banyak ayat-ayat dalam Al-Quran yang bisa menjadi penyemangat kembali ketika kita tengah bersedih tentang kehidupan yang dialami. Foto ilustrasi/ist Motivasi memiliki pengaruh yang kuat bagi seseorang untuk melakukan sesuatu atau memberikan semangat yang selalu berhasil membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik. Dengan kekuatan motivasi, suasana hati dan perilaku seseorang bisa berubah ke arah yang lebih positif. Rasanya seperti membangkitkan energi positif dari dalam diri dan direalisasikan dalam suatu perubahan perilaku yang produktif. Baca Juga Sebagai muslim, kita diperintahkan untuk membaca firman-firman Allah yang tertulis dalam Al Qur’an. Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang bisa menjadi penyemangat kembali ketika kita tengah bersedih tentang kehidupan yang dialami. Berikut di antaranya1. Surat Yusuf ayat 87يٰبَنِىَّ اذۡهَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ يُّوۡسُفَ وَاَخِيۡهِ وَلَا تَايۡــَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ‌ؕ اِنَّهٗ لَا يَايۡــَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡكٰفِرُوۡنَ"Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir." QS. Yusuf 87.Ayat ini menjelaskan bahwa setiap kita masih diberikan napas, berarti akan selalu ada harapan. Jika kita merasa sangat sulit menghadapi tantangan dalam hidup, maka harapan itu akan datang kepada mereka yang percaya. Tetap berusaha yag terbaik disertai doa, itulah cara terbaik dalam menghadapi Surat At-Taubah ayat 40“... Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita...." QS. at-Taubah 40.Sebagai manusia, kita tentu pernah mengalami situasi sulit, seperti mengalami kegagalan dalam pekerjaan, pernikahan dan lainnya. Daripada meratapi dan berlarut larut dalam kesedihan, cobalah untuk terus bangkit dan berusaha, ambil sisi positif dari kegagalan yang didapat. Kembalikan segalanya pada Sang Pencipta bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah ketetapan yang terbaik Surat Ali Imran ayat 139وَلَا تَهِنُوۡا وَ لَا تَحۡزَنُوۡا وَاَنۡتُمُ الۡاَعۡلَوۡنَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ‏“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman." QS. Ali Imran 139.Sebagai manusia, kita tidak diperkenankan untuk selalu memandang diri sebagai orang yang penuh kekurangan. Allah tentu memberikan setiap umat-Nya kelebihan dan kekurangan dalam kita selalu berpikiran negatif terhadap diri sendiri, itu tandanya kurang bersyukur. Jadikanlah kekurangan yang ada sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas Surat Al Baqarah ayat 216كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الۡقِتَالُ وَهُوَ كُرۡهٌ لَّـكُمۡ‌ۚ وَعَسٰۤى اَنۡ تَكۡرَهُوۡا شَيۡـــًٔا وَّهُوَ خَيۡرٌ لَّـکُمۡ‌ۚ وَعَسٰۤى اَنۡ تُحِبُّوۡا شَيۡـــًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّـكُمۡؕ وَاللّٰهُ يَعۡلَمُ وَاَنۡـتُمۡ لَا تَعۡلَمُوۡنَ“........Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." QS. Al Baqarah 216.Dari ayat tersebut, hanya Allah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untukmu. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup, pasti selalu ada hikmah yang bisa kita jadikan pelajaran agar menjadi pribadi yang lebih Surat Ath-Thalaq ayat 2-3“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya." QS. ath-Thalaq 2-3.Melalui ayat-ayat Al Qur'an ini, kita hendaknya menyadari bahwa ketenangan hati itu mahal harganya dan hanya bisa kita peroleh jika bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Inilah kuncinya, akan memberikan jalan keluar bagi setiap permasalahan hamba-Nya asal hamba tersebut bertakwa. Sesungguhnya sangat mudah bagi Allah SWT untuk menghilangkan kesusahan manusia di muka bumi. Baca Juga Wallahu A'lam wid Kenapa kita diuji oleh Allah, ini yang biasa bermain dalam fikiran point kita sebenarnya diberi ujian untuk kita belajar & untuk kita melihat kelemahan diri sendiri. Kalau tak ada ujian nanti kita akan jadi syok sendiri. Kita akan rasa diri kita betul, kita rasa kita boleh & sebagainya. Cuba tengok orang syok sendiri? Hidup susah ke hidup senang?Biasanya hidup dia senang, belum kerja lagi, belum lalu susah lagi. Masih duduk bawah tanggungan mak bapak & sebagainya. So korang nak jadi macam tu ke?Dah tentu tak kan. Sebab tu kita patut bersyukur sebab kita dipilih untuk diberi ujian dari Allah & ofcoz ujian ni diberi adalah untuk mematangkan diri kita juga, dan ujian dari Allah lah yang akan menentukan siapa diri kita yang sebenarnya. Ujian akan buat kita melihat kepada kebenaran. Ujian akan buat kan nampak kelemahan diri & kelebihan pada diri kita sendiri. Dengan ujian la kita dapat kenal diri kita sendiri. Jangan cakap dah kenal diri kalau ujian pun tak seberapa. So ujian adalah tanda kasih sayang dari Allah. Ujian bukan musibah. Musibah yang sebenar ialah orang yang tiada ujian dalam hidup. Yang ni kena kena jaga jaga. Something wrong with your life! 1. Ujian bagi kita pelajaran Dengan ujian lah kita belajar. Kalau kita tak belajar, macam mana kita nak matang?Bila Allah bagi ujian, bermaksud Allah nak bagi kita pengalaman & ilmu. Ada benda yang kita tak tahu selagi kita tak lalu. Bila kita dah lalu, kita akan rasa. Dengan rasa itu lah kita jadi tahu. Ujian dari Allah tu bukan bala. Tapi anugerah dari Allah untuk diri kita. Dengan ujian kita menjadi manusia yang berpengetahuan. Dan dengan pengetahuan ini lah yang akan menjadi senjata kita untuk survive dalam kehidupan. Dengan ujian, kita akan tahu kelemahan diri kita. Dengan ujian, kita belajar yang mana baik & yang mana buruk. Dengan ujian kita akan belajar dari kesilapan kita sendiri. Inilah ujian hidup dari Allah. Ujian yang akan mematangkan fikiran kita. Tanpa ujian, kita manja & tak kuat. Bahkan kita akan jadi manusia yang lemah. Kita kuat macam sekarang ni pun sebab macam macam kita dah lalu, cuba kita dimanjakan sejak kecil, adakah kita akan jadi seperti sekarang? 2. Ujian buka minda kita Kalau tak ada ujian, otak kita ni sampai bila bila akan tertutup. Tak matang dengan semua benda yang ada kat dalam dunia ujian, kita takkan tahu & takkan sedar yang mana baik & buruk. Kadang kita rasa dah pandai dalam dunia ni, tapi bila duji sikit, baru kita tahu yang kita ni ada banyak kelemahan. So ujian tu membuka minda kita untuk kita menuju kearah yang lebih baik. Lagi banyak ujian yang kita terima, lagi terbuka minda kita. Luas pengetahuan & luas mata memandang. Perkara yang dilihat dengan zahir, mungkin tak sama dengan hakikatnya. 3. Ujian kuatkan diri kita Kalau kita tak diuji, kita takkan tahu kelemahan kita sampai bila dengan ujian sahaja kita boleh mengenal siapa diri kita yang sebenarnya. Bila ujian datang pada diri kita, itu bermaksud Allah hendak kita perbaiki apa yang perlu kita perbaiki pada diri. Dengan jalan ujian lah, kita akan menjadi manusia yang kuat. Kuat jiwa, kuat iman & kental sampai bila bila. Tanpa ujian, kita ni hanya la kanak kanak yang baru dilahirkan. Hanya tahu dimanjakan sepanjang masa. Ujian dari Allah lah yang buatkan kita bertambah matang. 4. Ujian hidup untuk kita persiapkan diri Ujian adalah persiapan untuk diri zahir & batin kita sebelum menuju ke syurga. 1 tempat yang akan kekal abadi buat selama lamanya. Tapi sebelum kita kesana, kita dituntut untuk belajar tentang kehidupan. Dan semuanya kita dapat melalui dunia ni. Hanya dengan ujian, kita dapat belajar sesuatu yang sangat berharga didalam hidup. Kalau tak ada ujian, macam mana kita nak tahu erti penderitaan? Macam mana nak tahu erti susah? Dah ujian pun tak ada. Bila kita tak tahu semua tu, macam mana kita nak matang? Macam mana kita nak faham tentang kehidupan? Menghargai apa yang tak pernah kita hargai?Macam mana kita nak melayakkan diri untuk masuk ke syurga Allah dalam keadaan kita tak matang dengan kehidupan? Sebab tu la Allah bagi ujian. Supaya kita jadi orang yang hebat sebelum masuk ke syurga Allah. 5. Dengan ujian kita menjadi hebat Dengan ujian je kita boleh jadi orang yang hebat. Tak ada orang yang hebat tapi tak melalui tak ada. Serius tak lah yang membentuk diri kita ni untuk menjadi seorang yang hebat. Ujianlah yang buatkan kita menjadi seorang yang disegani & ditakuti. Tanpa ujian, sapa la kita ni. Budak budak baru nak membesar je. So kalau ada ujian, bertenang dulu. Ucapkan syukur pada Allah. InsyaAllah ujian tu Allah akan bantu. Tak ada yang lahir kat dunia ni terus jadi hebat. Semua nya kena lalu ujian dia dulu. Cuba ambil contoh para Nabi. Lagi tinggi pangkat Nabi disisi Allah, lagi besar ujian dia. Bukan semua Nabi tu sama ujian dia. Lagi dekat dengan Allah, lagi gila ujian yang Nabi lalu. Ujian untuk kita tahu tahap diri kita ni tengah ada kat level yang mana. Paling penting untuk tahu semua kelemahan diri sendiri. Baru la kita kenal sapa diri kita. Sebab rasa berat nak solat Punca gaji tak cukup Sebab susah tidur malam Tanda kemurungan Kenapa jiwa rasa gelisah? 6. Dunia ini tempat untuk kita belajar Betulkan pemikiran kita, teruskan belajar tentang kehidupan. Apa sahaja ujian yang datang ketahui lah itu adalah ujian supaya kita dapat belajar sesuatu yang baru. Tanpa ujian kita takkan belajar. Tanpa ujian kita takkan tahu apa itu penderitaan. Ujian akan buat ilmu & pengalaman kita bertambah. Pengalaman itu adalah sesuatu yang berharga. So buat rilek & buat piss, tanamkan dalam diri kita, yang kita ni sedang belajar je kat dunia ni. Allah kan ada. Setiap ujian yang Allah bagi mesti ada jalan keluarnya. Hanya perlu yakin dengan kuasa Allah. InsyaAllah semuanya akan berubah. 7. Jangan takut dengan ujian Kita boleh hadapi ujian dengan tenang jika kita selalu meletakkan diri kita bersama Allah. Dekatkan diri kepada Allah, insyaAllah ujian yang ada didepan mata kita akan menjadi mudah. Kita bukan keseorangan didunia ni. Mungkin kita rasa kita keseorangan tapi pada hakikatnya kita tak keseorangan. Allah itu sentiasa ada untuk diri kita. Kita sahaja yang tak perasan keberadaanNya. Kalau nak tahu, ujian ni adalah anugerah untuk hamba hambaNya yang terpilih. Kita dipilih untuk diuji, kerana Allah nak kita belajar sesuatu dari ujian tu. Tanpa ujian, siapa lah kita dihari ini. Ujian lah yang membentuk diri kita sebagai manusia yang kuat. Tanpa ujian, dah tentu kita lemah macam zaman kanak kanak dulu. 8. Jangan rendahkan ujian orang lain Bila orang lain bercerita tentang ujian dia, jangan sesekali kita merendahkan ujian yang dia sedang lalu. Contoh kita cakap “ujian aku lagi teruk dari kau” – “ujian kau tak seberapa lagi dari aku”Tak boleh kita compare & rendahkan ujian orang lain dengan ujian kita. Setiap orang tu diuji mengikut kapasiti masing masing. Ujian tu mungkin nampak biasa pada diri kita, tapi sangat berat bagi yang melaluinya. Sama juga dengan ujian diri kita, pada orang lain, ujian yang kita lalu mungkin biasa biasa. Tapi pada diri kita sendiri?Renung renungkan semula apa yang kita lalu. Kesimpulan Ujian dari Allah, adalah satu anugerah. Bukan satu bala atau mala petaka. Lihatlah dengan mata hati, lihatlah apa yang kita dah capai dalam diri kita kita akan jadi seorang yang berfikiran luas seperti sekarang, jika kita tak uji? Adakah kita tahu nilai kasih sayang, jika kita tak diuji dengan keluarga? Adakah kita tahu nilai duit jika kita tak diuji dengan masalah kewangan? Semua ujian yang Allah bagi tu bersebab. Bukan suka suka. Terimalah ujian dari Allah dengan hati yang redha. Hanya Allah tempat kita mengadu & meminta pertolongan. InsyaAllah. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. Beberapa hari menjelang tahun baru 2021 lalu, saya kedatangan tamu seorang pengusaha pelayaran yang berkonsultasi tentang Usahanya yang Terpukul Akibat COVID-19 sejak April 2020 lalu. Keesokan harinya, secara bersamaan datang pula seorang Ibu pengusaha Logistic & Supply Chain bersama dua orang kawannya yang sehari-hari sebagai Ibu rumah tangga. Pada dasarnya, baik problem yang dihadapi emak-emak, ibu rumah tangga dan pengusaha itu sama, yakni mewakili keluhan ratusan juta orang di dunia, yakni betapa mencekamnya kehidupan dan babak-belurnya perekonomian umat manusia selama sepuluh bulan terakhir. Bahkan, perekonomian Indonesia pun terpuruk ke jurang resesi. Sehingga, ada yang mengatakan, tahun 2020 adalah tahun yang hilang, tahun ketidakpastian, bahkan lebih seru lagi disebut sebagai tahun yang mengerikan annus horribilis. Tetapi, ada juga yang bergurau, tahun 2020 adalah tahun OTG alias Orang Tanpa Gaji. Disebut demikian, saking banyaknya yang kena PHK. Sementara itu, keluhan pengusaha pelayaran serta ibu pengusaha logistik adalah sama dan barangkali mewakili keluhan dari jutaan orang pengusaha UMKM lainnya. Wabah virus corona, menjadi badai yang sempurna perpect storm yang memporakporandakan perekonomian dunia. Hal ini tak berbeda jauh dengan sektor logistik yang berada sangat dekat terhadap dampak virus corona. Perlu diingat bahwa Tiongkok merupakan global production hub di era perekonomian saat ini. Lumpuhnya sebagian besar ekonomi Tiongkok menyebabkan rantai pasok ke para mitra dagangnya terganggu, termasuk Indonesia. Efeknya menjalar tanpa mengenal batas negara. Maka, pertanyaan para tamu saya itupun pada dasarnya sama, yakni serentetan pertanyaan sebagai berikut, “Apa Kehendak Allah dengan mengizinkan wabah corona terjadi. Apa sesungguhnya pelajaran atau i’tibar yang dapat diambil dari peristiwa yang mengguncang dunia, dan bahkan menimbulkan semacam “kepanikan massal” ini?” “Apakah ini peringatan Allah, Rabb Sang Pencipta kehidupan, agar manusia sebagai hamba-hamba dan makhluk ciptaan-Nya, ini sudah lupa dan banyak melakukan penyimpangan, atau karena apa? Ataukah karena ulah manusia itu sendiri yang melakukan coba-coba untuk menjadikan Covid-19 sebagai “senjata biologi” untuk menghancurkan lawan?” Insya Allah, melalui tulisan ringkas ini, sebagai seorang Spiritual Business Consultant, saya ingin berbagi pengalaman dengan para pemirsa dalam menjawab rentetan pertanyaan tersebut di atas. Silakan Anda simak uraiannya sampai selesai. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Allah Menghendaki Agar Kita Berserah Diri Total Pada-Nya Sebagai orang Beriman dan Berakal, dalam menyikapi wabah Virus Corona yang menyerang belahan dunia ini, termasuk dibeberapa wilayah Negara Indonesia ini, haruslah dengan penuh keyakinan bahwa pandemi ini terhadi atas kehendak dan kebesaran Allah swt. Marilah kita ambil hikmah dan pembelajaran di balik wabah Virus Corona ini. Kita harus meyakini, Virus Corona ini merupakan bahagian dari ciptaan Allah swt yang mengandung hikmah dan pelajaran bagi kita selaku hamba-Nya. Di dalam Al Qur’an Allah menjelaskan bahwa “Tidaklah Allah menciptakan/menjadikan sesuatu itu sia-sia melainkan ada hikmahnya” Imran ayat 191. Karena itulah, kita harus menyadari bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini atas kehendak Iradat dan takdir-Nya. Allah pun mempunyai maksud serta hikmah didalamnya. Dan kita sebagai ummat-Nya yang beriman dan mempercayai adanya Qadha dan Qadar, kita harus mencari tahu hikmah atas segala apa yang sudah Allah takdirkan dan melihatnya dengan kacamata keimanan yang kita miliki. Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 269 yang berbunyi “ Allah menganugrahkan Al-Hikmah atau kefahaman yang dalam tentang Al-Qur’an dan As-Sunnah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang di anugerahkan karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakal lah yang dapat mengambil dari Firman Allah SWT”. Allah SWT menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk juga sebaik-baik akal. Dan kita sebagai umat Islam wajib untuk berpikir dan mengambil hikmah yang terjadi dan hikmah yang tersembunyi dibalik adanya segala sesuatu hal, baik itu yang bersifat terang-terangan atau segala hal yang bersifat tersembunyi. Contohnya adalah wabah virus Corona dan resesi ekonomi yang sedang terjadi diantara kita semua. Hikmah yang paling besar adalah bahwasanya dengan ini kita menjadi semakin sadar bahwa betapa rapuhnya kita dihadapan Kuasa Allah, Sang Pencipta langit, bumi dan seisinya. Disadari atau tidak, selama ini hal utama yang seringkali membawa kita jatuh ke dalam dosa adalah karena sikap kita yang angkuh. Kita merasa bahwa diri kita mampu mengendalikan segala sesuatu. Namun, saat ini, mau tidak mau kita harus mengakui betapa rapuhnya diri kita dihadapan makhluk kecil bernama virus Corona. Pendemi covid -19 sangat menguras tenaga dan fikiran setiap individu karena untuk menjaga nyawa dan bertahan hidup harus berjuang dengan istiqomah dan berserah diri tawakkal kepada Allah SWT tiada henti. Jadi, hikmah terbesar yang dapat kita petik dari berbagai musibah dan kesulitan ekonomi sepanjang tahun 2020 adalah bangkitnya Kesadaran Diri bahwa solusi atas segala masalah dan penyakit yang kita sedang atasi adalah dengan Berserah Diri pada Allah Yang Maha Berkehendak dan Maha Kuasa. Kita tidak pernah tahu apa yang Allah SWT rencanakan untuk kehidupan kita. Akibat ketidaktahuan inilah, tak heran bila banyak peristiwa buruk menimpa kita. “Tidak demikian bahkan barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati ”. Al-Baqarah ayat 112. Allahmenghendaki penyerahan diri yang total dan sebagai gantinya Dia akan memberikan kita kekuatan ruhani yang bisa mengubah segala situasi. Penyerahan diri secara total kepada Dia Yang Ilahy akan membawa kita pada kesempurnaan jati diri yang paling paripurna. Karena Allah menciptakan manusia untuk tujuan-tujuan yang telah digariskan-Nya, bukan tujuan kita sebagai manusia – yang fana. Tawakal, Kunci Keberhasilan Yang Sering Dilalaikan Banyak orang yang salah memahami dan menempatkan arti tawakal yang sesungguhnya. Sehingga tatkala kita mengingatkan mereka tentang pentingnya tawakal yang benar dalam kehidupan manusia, tidak jarang ada yang menanggapinya dengan ucapan “Iya, tapi kan bukan cuma tawakal yng harus diperbaiki, usaha yang maksimal juga harus terus dilakukan!”. Ucapan di atas sepintas tidak salah, akan tetapi kalau kita amati dengan seksama, kita akan dapati bahwa ucapan tersebut menunjukkan kesalahpahaman banyak orang tentang makna dan kedudukan yang sesungguhnya. Karena ucapan di atas terkesan memisahakan antara tawakal dan usaha. Padahal, menurut penjelasan Guru Mursyid kita, Allahyarham, H. Permana Sasrarogawa, Berserah Diri Tawakal adalah bagian dari usaha, bahkan usaha yang paling utama untuk meraih keberhasilan. Imam Ibnul Qayyim berkata “Tawakkal kepada Allah adalah termasuk sebab yang paling kuat untuk melindungi diri seorang hamba dari gangguan, kezhaliman dan permusuhan orang lain yang tidak mampu dihadapinya sendiri. Allah akan memberikan kecukupan kepada orang yang bertawakkal kepada-Nya. Barangsiapa yang telah diberi kecukupan dan dijaga oleh Allah Ta’ala maka tidak ada harapan bagi musuh-musuhnya untuk bisa mencelakakannya. Bahkan dia tidak akan ditimpa kesusahan kecuali sesuatu yang mesti dirasakan oleh semua makhluk, seperti panas, dingin, lapar dan dahaga. Adapun gangguan yang diinginkan musuhnya maka selamanya tidak akan menimpanya. Maka jelas sekali perbedaan antara gangguan yang secara kasat mata menyakitinya, meskipun pada hakikatnya merupakan kebaikan baginya untuk menghapuskan dosa-dosanya dan untuk menundukkan nafsunya, dan gangguan dari musuh-musuhnya yang dihilangkan darinya.” Berserah Diri atau Bertawakal, pada Allah itu sebenarnya bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Jika manusia terus belajar mengasah dan menempa kehidupannya hanya selalu menghamba pada Pemilik Kehidupan, tingkat kepasrahan dengan yang maha memiliki Kehidupan mengalir begitu saja. Jadi, sesungguhnya berserah diri itu adalah pengejawantahan janji kita dalam shalat “Aku menghadapkan wajahku kepada Rabb yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang orang yang menyekutukanNya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri.” HR. Shohih Muslim. “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam” al-An’ām 162. Allah menegaskan dalam firman-Nta “Dan barangsiapa yang bertawakal berserah diri kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya”. [Ath-Thalaq 3]. Yaitu yang mencukupinya, Ar-Robi’ bin Khutsaim berkata “Dari segala sesuatu yang menyempitkan menyusahkan manusia.” Hadits Riwayat Bukhari bab Tawakal 11/311. Ibnul Qayyim berkata “Allah adalah yang mencukupi orang yang bertawakal kepadanya dan yang menyandarkan kepada-Nya, yaitu Dia yang memberi ketenangan dari ketakutan orang yang takut, Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong dan barangsiapa yang berlindung kepada-Nya dan meminta pertolongan dari-Nya dan bertawakal kepada-Nya, maka Allah akan melindunginya, menjaganya, dan barangsiapa yang takut kepada Allah, maka Allah akan membuatnya nyaman dan tenang dari sesuatu yang ditakuti dan dikhawatirkan, dan Allah akan memberi kepadanya segala macam kebutuhan yang bermanfa’at.” Taisirul Azizil Hamidh hal. 503. Jadi, Berserah diri adalah jalan yang terbaik manusia untuk dapat menggapi tujuan hidup dunia dan akhirat, artinya segala sesuatu tentang kehidupan ini di jalani dengan sabar dan iklas, tidak ada sesuatupun yang tidak atas Asma Allah, dan tidak ada sesuatupun yang merasa dimiliki kecuali semua milik Yang Maha Pencipta Allah SWT. Berserah diri berarti menyerahkan segala sesuatu hanya kepada Allah Ta'ala, dalam arti luas seluruh aktivitas kehidupan yang mencakup ibadah, hidup dan mati, semua terserah Allah, akan tetapi bukan tidak bergerak dan berupaya apa-apa, justru dengan berserah diri ini menjadi landasan vertikal manusia untuk menjalankan roda kehidupanya atas dasar iman dan ketaqwaannya kepada Yang Maha Esa. az هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ ٱسْتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ Arab-Latin Huwallażī khalaqa lakum mā fil-arḍi jamī'an ṡummastawā ilas-samā`i fa sawwāhunna sab'a samāwāt, wa huwa bikulli syai`in 'alīmArtinya Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menciptakan langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Al-Baqarah 28 ✵ Al-Baqarah 30 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangTafsir Mendalam Berkaitan Surat Al-Baqarah Ayat 29 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Baqarah Ayat 29 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada sekumpulan tafsir mendalam dari ayat ini. Didapati sekumpulan penafsiran dari beragam pakar tafsir terkait isi surat Al-Baqarah ayat 29, misalnya seperti di bawah ini📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaAllah satu-satunya yang telah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini bagi kalian dari segala jenis kenikmatan yang dapat kalian manfaatkan, kemudian Dia berkehendak menciptakan langit-langit dan menjadikannya tujuh lapisan langit. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Dan ilmunya Allah subhana wata’ala meliputi seluruh apa yang diciptakan-Nya📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram29. Hanya Allah yang menciptakan semua yang ada di bumi untuk kalian, seperti sungai, pohon dan lain-lain yang tidak terhitung jumlahnya. Sementara kalian memanfaatkan dan menikmati apa yang telah Allah sediakan untuk kalian. Kemudian Allah menciptakan langit sebanyak tujuh lapis. Dan pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah29. Sebagian kenikmatan Allah bagi kalian wahai manusia, bahwa Dia menciptakan segala yang ada di bumi untuk kalian, agar kalian dapat mengambil manfaat darinya, kemudian Dia menciptakan tujuh langit dan menyempurnakan penciptaannya. Dia meliputi segala sesuatu dengan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah29. هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menciptakan langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit Yakni sebagai bentuk kemurahan Allah dan kenikmatan dan manfaat untuk bani Adam sampai batas waktu yang telah ditentukan. ثُمَّ اسْتَوٰٓى اِلَى السَّمَاۤءِ فَسَوّٰىهُنّ Makna الاستواء secara bahasa adalah naik diatas sesuatu. Sebagaimana firman Allah فَإِذَا اسْتَوَيْتَ أَنْتَ وَمَنْ مَعَكَ عَلَى الْفُلْكِ “Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu…” makna فَسَوّٰىهُنّ adalah menyempurnakan penciptaannya sehingga tidak terdapat kebengkokan padanya.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri SuriahAllah adalah satu-satunya Dzat yang menciptakan untuk kalian segala sesuatu di bumi, agar kalian dapat mengambil manfaat darinya, yaitu berupa hewan, tumbuhan, benda mati dan lain-lain. Kemudian Allah beristiwa’ sesuai dengan kehendakNya. Istiwa’ adalah naik dan berada di derajat paling tinggi di atas segala sesuatu, kemudian menciptakan tujuh langit dengan sebaik-baik ciptaan sehingga tidak ada penyimpangan di dalamnya. Samawat adalah langit-langit yang diangkat amat tinggi dan memiliki karakteristik berbeda dengan bumi. Sedangkan Sama’ adalah langit yang berhadapan langsung dengan bumi, dan Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui atas segala urusan dan keadaanmu serta segala sesuatu yang diciptakan di bumi dan langit. Ayat-ayat itu secara bertahap menyebutkan awalan dan akhiran, mulai dari penjelasan bukti-bukti risalah sampai kemantapan diri pada keimanan, karena hanya Allahlah yang berkuasa atas penciptaan dan pembangkitan📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahDialah Dzat yang menciptakan segala yang ada di bumi untuk kalian, kemudian Dia menuju ke langit} menciptakan langit {lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit}Dia membuat langit menjadi tujuh tingkat langit {Dia Maha Mengetahui segala sesuatuMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H29. Maksudnya, Dia menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini sebagai suatu kebaikan dan kasih sayang untukmu agar dapat di ambil manfaatnya, dinikmati, dan di jadikan pelajaran. Di dalam ayat yang mulia ini merupakan sebuah dalil yang menunjukkan bahwasanya segala sesuatu itu pada dasarnya adalah mubah dan suci, karena disebutkan dalam kerangka suatu anugerah, dengan nash tersebut, maka hal-hal yang kotor tidak termasuk di dalamnya, dan sesungguhnya keharaman hal-hal yang kotor itu pun telah di ambil dari pemahaman utama ayat ini fahwa al-ayat, penjelasan akan maksudnya dan bahwasanya Allah menciptakan-nya untuk kemaslahatan kita. Maka apapun yang ada bahaya nya dalam hal itu, maka tidak termasuk di dalamnya, dan sebagai penyempurnaan nikmatNya, Dia melarang kita dari hal-hal yang kotor demi untuk membersihkan kita. Da firman-Nya " Dia berkehendak menciptakan langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit." Kata istawaa’ yang di sebutkan dalam al-Qur’an hadir dengan tiga makna terkadang tidak dijadikan kata kerja muta’addi transitif yang membutuhkan objek dengan huruf, maka berarti kesempurnaan dan kepurnaan. Sebagaimana firman-Nya tentang Musa " Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya," QS. Al-Qoshos 14 Terkadang juga bermakna tinggi dan jauh di atas, hal ini bila kata kerja ini dijadikan kata kerja muta’addi dengan kaliamat 'ala , sebagaimana firman-Nya " Yaitu Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas Arsy." QS. Thoha 5 " Supaya kamu duduk di atas punggungnya" QS. Az-Zukhruf 13" Dan juga terkadang berarti, bermaksud, sebagaimana bila dijadikan kata kerja muta’addi transitif dengan “ilaa” yaitu kepada, sebagaimana yang ada pada ayat ini. Maksudnya ketika Allah ta’ala telah menciptakan bumi, Dia bermaksud menciptakan langit dan dijadikannya tujuh langit, maka Dia menciptakannya, menyeimbangkannya dan mengukuhkannya, dan Allah MahaTahu akan segala sesuatu, Dia mengetahui apa yang masuk dalam bumi dan apa yang keluar darinya, mengetahui apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya, dan Dia mengetahui juga apa yang kalian sembunyikan dan apa yang kalian perlihatkan, dan Dia mengetahui yang rahasia dan yang tersembunyi. Sangat sering sekali Allah menyandingkan penciptaanNya terhadap sesuatu dengan penetapan akan ilmuNya. Karena penciptaan Allah terhadap makhluk-mahkluk adalah dalil yang paling jelas akan pengetahuan, hikmah, dan kekuasaanNya.📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid NabawiMakna kata خَلَقَ لَكُم مَّا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا Maknanya mengadakan seluruhnya dari hal yang bermanfaat di bumi semuanya untuk kalian, agar kalian mengambil manfaat dalam kehidupan kalian. ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ Dia naik tinggi ke atas untuk menundukkannya, kemudian Allah membuat tujuh lapis langit. فَسَوَّىٰهُنَّ Allah menyempurnakan penciptaan tujuh lapis langit dengan begitu sempurnanya. وَهُوَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ Ini berita dari Allah bahwa ilmuNya meliputi segala sesuatu, juga menunjukkan akan kekuasaanNya, keluasan ilmuNya, dan kewajiban untuk beribadah kepadaNya. Makna ayat Bukti kemuliaan dan kekuasaanNya adalah Dia menciptakan segala sesuatu di muka bumi untuk manusia karena ketergantungan hidupnya kepadaNya, dan menciptakan langit dengan tujuh lapisnya. Dialah Allah dengan semua itu ilmunya meliputi segala sesuatu Maha Suci Allah Tidak ada sesembahan kecuali Allah dan tidak ada Rabb selainNya. Pelajaran dari ayat 1. Kehalalan segala hal yang ada di muka bumi berupa makanan, minuman, pakaian, kendaraan, kecuali yang ada dalil spesifik pengharamannya baik dari Al-Qur’an maupun hadits berdasarkan firmanNya “Dialah Allah yang telah menciptakan untuk kamu segala yang ada di bumi semuanya.”📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat Al-Baqarah ayat 29 Allah mengabarkan bahwasanya Allah menciptakan segala sesuatu di bumi dari kenikmatan yang bermanfaat karena sebab kalian , kenikmatan tersebut untuk manusia seluruhnya, kemudian Allah menciptakan langit yang baru dan Allah jadikan langit tersebut 7 tingkat serta Allah yang maha tahu atas segalanya ; dan ilmunya mencakup seluruhnya dari makhluk. Berkata Syeikh Ibnu utsaimin ayat ini menunjukkan bahwasanya seluruh apa yang ada di bumi diperbolehkan bagi manusia , kecuali apa yang diharamkan di dalam dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, kamu manfa'atkan, untuk dipakai bersenang-senang dan untuk diambil pelajaran. Dalam ayat ini diambil sebuah ka'idah fiqh bahwa Al Ashlu fil asyaaa'il ibaahah wath thahaarah asal pada segala sesuatu itu boleh dan suci, karena ayat di atas menerangkan bahwa itu semua merupakan pemberian Allah kepada kita, tidak termasuk ke dalamnya hal-hal yang kotor. Dia menciptakan semua yang ada di bumi untuk kita manfa'atkan, oleh karena itu jika ada bahaya di sana tidak termasuk bagiannya, dan termasuk sempurnanya nikmat Allah kepada kita adalah dengan dilarang-Nya juga sesuatu yang kotor dan membahayakan. Sering sekali disebutkan Allah Maha Mengetahui setelah menerangkan penciptaan-Nya, karena penciptaan-Nya menunjukkan ilmu-Nya, hikmah dan kekuasaan-Nya.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Baqarah Ayat 29Tuhan yang patut untuk disembah dan ditaati itu dialah Allah yang menciptakan dan memberikan karunia berupa segala apa yang ada di bumi untuk kemaslahatan-Mu, kemudian bersamaan dengan penciptaan bumi dengan segala manfaatnya, kehendak dia menuju ke penciptaan langit, lalu dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit yang sangat beraturan, baik yang tampak olehmu maupun yang tidak. Dan dia maha mengetahui segala sesuatu. Ilmu Allah mencakup segala ciptaan-Nya. Setelah pada ayat-ayat terdahulu Allah menjelaskan adanya kelompok manusia yang ingkar atau kafir kepada-Nya, maka pada ayat ini Allah menjelaskan asal muasal manusia sehingga menjadi kafir, yaitu kejadian pada masa nabi adam. Dan ingatlah, wahai rasul, satu kisah ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat, aku hendak menjadikan khalifah, yakni manusia yang akan menjadi pemimpin dan penguasa, di bumi. Khalifah itu akan terus berganti dari satu generasi ke generasi sampai hari kiamat nanti dalam rangka melestarikan bumi ini dan melaksanakan titah Allah yang berupa amanah atau tugas-tugas keagamaan. Para malaikat dengan serentak mengajukan pertanyaan kepada Allah, untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Allah. Mereka berkata, apakah engkau hendak menjadikan orang yang memiliki kehendak atau ikhtiar dalam melakukan satu pekerjaan sehingga berpotensi merusak dan menumpahkan darah di sana dengan saling membunuh, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu' malaikat menganggap bahwa diri merekalah yang patut untuk menjadi khalifah karena mereka adalah hamba Allah yang sangat patuh, selalu bertasbih, memuji Allah, dan menyucikan-Nya dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya. Menanggapi pertanyaan malaikat tersebut, Allah berfirman, sungguh, aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Penciptaan manusia adalah rencana besar Allah di dunia ini. Allah mahatahu bahwa pada diri manusia terdapat hal-hal negatif sebagaimana yang dikhawatirkan oleh malaikat, tetapi aspek positifnya jauh lebih banyak. Dari sini bisa diambil pelajaran bahwa sebuah rencana besar yang mempunyai kemaslahatan yang besar jangan sam-pai gagal hanya karena kekhawatiran adanya unsur negatif yang lebih kecil pada rencana besar dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikian sekumpulan penafsiran dari berbagai ahli tafsir terkait isi dan arti surat Al-Baqarah ayat 29 arab-latin dan artinya, semoga memberi kebaikan bagi ummat. Support usaha kami dengan memberikan hyperlink ke halaman ini atau ke halaman depan Yang Terbanyak Dicari Nikmati berbagai konten yang terbanyak dicari, seperti surat/ayat Al-Baqarah 83, Al-Isra 23, An-Nur 2, Ali Imran, Az-Zalzalah, At-Takatsur. Serta Yunus 40-41, Asy-Syams, Al-Baqarah 286, Al-Hujurat 12, Al-Mujadalah 11, Al-Ma’idah 2. Al-Baqarah 83Al-Isra 23An-Nur 2Ali ImranAz-ZalzalahAt-TakatsurYunus 40-41Asy-SyamsAl-Baqarah 286Al-Hujurat 12Al-Mujadalah 11Al-Ma’idah 2 Pencarian surat al baqarah ayat 284-285, surah ar rahman lengkap, 10 ayat tentang menuntut ilmu beserta artinya, maka nikmat tuhan mana lagi yang kamu dustakan, al baqarah ayat 122 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah

allah ambil sesuatu dari kita